Mencuri Gaya Dua Pelatih New York Red Bulls; Jesse Marsch dan Mike Petke

Saya bukanlah penonton setia Major League Soccer (MLS). Tapi, ketika kebetulan beberapa waktu lalu saya menonton pertandingan New York Red Bulls (NYRB), ada sesuatu yang menarik perhatian saya di lapangan. Ya, selera berpakaian dari pelatih NYRB saat ini, Jesse Marsch.

Saya tertarik dengan gaya berpakaiannya yang simple tapi plan, green tapi day, atau linkin tapi park.

Intinya, saya merasa ada suatu hal yang bisa saya pelajari dari lapangan sepakbola itu. Fashion.

Jesse Marsch, 42 tahun, hanya dua kali memperkuat timnas Amerika Serikat. Namun, kemampuannya menyatupadukan neckline sweater dengan kemeja dan dasi yang sedikit terihat tidak bisa dianggap remeh.



Neckline sweater semacam ini mudah didapatkan di Zalora jika kita malas untuk menjelajahi jalanan untuk mencarinya.

Jesse juga terlihat elegan dengan pea coat atau pea jacket di lapangan hijau saat mengarahkan para pemainnya.


Di Bandung, Jawa Barat, Indonesia, kebetulan sekali saya mengetahui tempat di mana kita bisa mendapatkan pea coat seperti di atas dengan harga 50-75 ribu rupiah satunya. Cek alamat dan gambar di bawah ini, lokasinya di seberang SPBU Pasar Caringin. Bersantailah dalam memilih barang di sana, dijamin tidak akan kecewa.

Kemudian, Jesse juga memadukan V-neck jumper dengan blazer dengan cukup apik, Bung! Catatan khusus bagi orang Indonesia yang hobi menyebarkan info dari artikel website abal-abal; hanya karena seorang pria menggunakan V-neck bukan berarti dia adalah seorang gay.
Yang tak kalah menarik adalah ketika Jesse memilih untuk memakai dasi yang motifnya menurut saya seperti bendera Amerika Serikat.
Sebelum rezim Jesse, NYRD ditukangi oleh Mike Petke, 40 tahun, dua kali memperkuat timnas Amerika Serikat (sama nasibnya dengan Jesse), dan dikabarkan masih menganggur semenjak dipecat oleh manajemen NYRD (tidak sama nasibnya dengan Jesse). 
Mike sangat terkenal dengan kegemarannya menggunakan sweater, bahkan sweater-nya memiliki akun Twitter sendiri bernama @PetkesSweater. Aya-aya wae.



Untuk mendapatkan sweater semacam itu, lagi-lagi kita bisa mendapatkannya di Bandung. Salah satu factory outlet (FO) yang saya tahu menjualnya adalah FO Merdeka, lantai 3, yang terletak tepat di seberang Bandung Indah Plaza (BIP).



Mike juga tidak kalah ciamik dalam menggunakan V-neck sweater yang dipadukan dengan kemeja putih dan dasi.

Terakhir, Mike memiliki selera berjaket yang juga tidak kalah unik dan berani.


Cara pandang saya terhadap kegiatan berpakaian semakin tua semakin berubah. Semakin rapi pakaian yang dikenakan, bagi saya pribadi sangat membantu untuk melewati hari dengan keadaan pikiran yang lebih tenang. Ada juga keuntungan sosial yang didapatkan jika berpakaian seperti Jesse atau Mike di mana orang lain di jalanan akan lebih menghormati atau sopan terhadap saya. True story!

Jika berpakaian dapat membawa keindahan, maka itu sudah cukup bagi saya untuk menyesuaikan dengan nilai yang diajarkan oleh agama yang saya yakini yang menyatakan Allah menyukai keindahan. *wudhu*

Comments

Popular Posts