5 Hal yang Saya Pelajari Dari Bintang Film Porno: "It's very not the size"


Informasi ini  diperuntukkan bagi pembaca yang telah sepenuhnya dewasa. Ibarat film, sangat jelas orang tua yang harus disalahkan ketika mereka mengeluh kalau film Deadpool terlalu violent untuk ditonton oleh anak-anak mereka (Hey, ada kategori umur di sana). You can't unread this.  
 
Karena saya tidak ingin termasuk golongan orang yang merugi, maka saya selalu ingin hari esok lebih baik daripada hari ini. Hari ini, saya merasa lebih baik karena saya belajar sesuatu dari Tommy Pistol dan Paris Kennedy, dua profesional yang sudah belasan tahun berkecimpung di bidang film dewasa/porno.

Pelajaran tersebut saya dapatkan dari menonton video unggahan BuzzFeedBlue yang judulnya Porn Stars Teach Couples Sex Moves. Judul video tersebut sudah menggambarkan isinya, dan cukup banyak informasi baru yang menurut saya (akan) bermanfaat bagi saya dan pasangan hidup saya nanti, terutama untuk kehidupan seks kami.



5 poin yang setidaknya bisa saya pelajari dari esensi pengamalan ilmu oleh Tommy dan Paris:

1. Spanking, Sangat Disarankan

Menurut Paris, wanita memiliki sweet spot yang letaknya berada sedikit di bawah belahan pantat. Jika dapat spank (menampar) sweet spot dengan teknik yang benar, itu akan memberikan sensasi yang sangat 'menyenangkan' bagi wanita bagaikan ia baru saja mengkonsumsi ekstasi.

2. Kontak Mata dan Dirty Talk Juga Penting

Penting untuk melakukan kontak mata ketika bercinta karena itu merupakan salah satu bentuk komunikasi ketika bercinta. Menurut Paris, yang terpenting dari dirty talk adalah Anda tinggal jujur mengatakan apa yang tengah dirasakan ketika bercinta. Beri tahu pasangan Anda jika itu terasa enak, ungkapkan saja, begitu juga jika Anda membutuhkan guncangan yang lebih keras, tinggal katakan. Kita beruntung karena internet bahkan telah menyediakan panduan untuk melakukan Dirty Talk.

3. Jenggut Sedikit.... dan Spank

Tommy, aktor yang telah 11 tahun berada di industri film dewasa, mengatakan wanita cukup menyukai ketika Anda menjenggut segenggam rambut dan lengkapi itu dengan melakukan spanking untuk kenikmatan yang paripurna bagi pasangan Anda ketika bercinta. Paris menambahkan bahwa sensasi kenikmatan yang dirasakan bagaikan ketika rambut Anda dicukur, dicuci rambut kemudian dipijat oleh pemijat profesional di salon.

4.  Gabungkan Penetrasi dan Fingering

Tommy mengatakan bahwa untuk memberikan stimulasi yang lebih terutama kepada G-Spot ia seringkali menggunakan teknik fingering selagi melakukan penetrasi.

5. Ukuran Penis Bukan Segalanya

Poin terpenting menurut Tommy dan Paris adalah melakukan teknik dengan benar apa pun posisi bercinta favorit Anda, bukan ukuran penis yang menentukan kepuasan tersebut. Bahkan, Tommy mengatakan, ia tidak memiliki gigantic cock. Terry mengamini dengan mengatakan, "it's very not the size".  Well, that's a relief. :)

Bagi Tommy, esensi dari bercinta adalah saling mendengarkan apa yang dikatakan oleh pasangan. Dengan begitu keduanya akan saling belajar dan mengakomodasi. Bisnis yang ia geluti merupakan bisnis fantasi di internet, dan setiap pasangan juga dapat mewujudkan fantasi mereka masing-masing di kamar. Kuncinya adalah dengan saling mendengarkan itu tadi.

Saya pribadi selalu memiliki keyakinan kalau kita bisa belajar dari siapa pun, tidak peduli apa profesinya. Hari ini saya telah belajar sesuatu dari dua profesional film porno, dan saya tidak menyesalinya. ;)

Selamat mempraktikannya!

Comments

Popular Posts