Arief Budiman #KAMUBAIK

Arief Budiman sedang melakukan kekerasan terhadap bedug. (Diambil dari Facebook tanpa seizin Arief)

Saya memulai #KAMUBAIK Project dengan menulis kebaikan Arief Budiman. Saya tidak ingat bagaimana saya pertama kali bertemu dengan Arief tapi saya masih ingat kalau pertemuan bersejarah itu terjadi di tahun 2008 di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia.

Arief (atau biasa dipanggil Aboed/Abud) merupakan seorang lulusan SMK Negeri 1 Purwakarta. Untuk catatan, jumlah siswa SMK yang melanjutkan ke pendidikan tinggi terutama di Purwakarta masih relatif rendah dibandingkan SMA. Jadi, Arief ini termasuk lulusan SMK yang cukup spesial.

Arief merupakan orang yang baik, beberapa yang bisa saya sebutkan adalah:
  •  Arief merupakan orang pertama yang memperkenalkan saya dengan Lie To Me. Mohon jangan dianggap remeh, serial tersebut berperan signifikan di dalam hidup saya. Terima kasih, rif.
  • Arief merupakan Tangan Kanan sejati. Di masa ketika saya masih menjadi Sekertaris Jenderal English Students' Association (ESA), Arief biasanya memimpin komando seksi logistik yang saya supervisi secara habis-habisan. Terima kasih, rif.
  • Arief is a let's go kind of man.
  • Arief merupakan sosok yang sangat tidak hitung-hitungan. Terima kasih, rif.
  • Arief merupakan orang yang memperkenalkan saya rute jalan pulang ke Purwakarta melalui Lembang. Saya akan selalu kangen menyusuri rute yang pemandangannya indah-indah itu. Terima kasih, rif.
  • Arief merupakan orang yang dapat dipercaya oleh setiap kalangan; dosen, senior, junior maupun teman seangkatan.
  • Arief merupakan teman bicara yang sangat produktif. Faktanya, obrolan kami berdua di Indomaret malam itu di tahun 2015 melahirkan konsep Jong Purwakarta.
  • Arief merupakan seorang pendengar yang baik dan pemberi saran yang asik.
  • Arief merupakan satu-satunya orang di galaksi Bima Sakti yang memanggil saya dengan panggilan "Mei" (Nama saya adalah Meizar). Ini spesial.
  • Arief adalah unsung hero... Mungkin di manapun dia berada.
Saya amat sangat yakin masih banyak kebaikan dari Arief yang belum tertulis di sini. Oleh karena itu, jika teman-teman mengenal Arief dan membaca ini, akan lebih indah jika teman-teman juga bisa menuliskan kebaikan Arief apa yang saya lewati di kolom komentar atau pun tulisan baru, even better. Pada intinya, Arief itu memang seseorang yang berbudi. Terima kasih, rif.

 #KAMUBAIK Project

ki-ka: Saya, Dhea, Rendy, Arief (Diambil dari Facebook Arief tanpa seizinnya juga)

Comments

  1. Rif, lu bukan cuma orang yang melahirkan konsep "Jong Purwakarta", tapi juga "Young Tea!!!". if you know what i mean \m/

    ReplyDelete
  2. Thx berat Mei repot banget sampe dibikin artikel tentang gw... haha tentunya ane hargai sangat semua yg sudah kita lalui sbg pengalaman tak terlupakan.

    Dan dengan komen ini, saya meminta ijin untuk memanggil anda "Mei" karena panggilan itu sudah melekat dari awal kita jumpa hingga sekarang.(karna saya belum ijin formally ke yg punya nama)

    Saya juga terus membaca artikel anda walau saat ini belum bisa banyak kontribusi di banyak ide yg telah kita bicarakan. dan bila ada kesempatan lain, saya juga akan membalas kebaikan ini agar kau Ijey/Mei dikenal oleh banyak orang khususnya Purwakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Arief, ini sama sekali tidak merepotkan dan ga akan pernah merepotkan. Saya akan dengan senang hati menulis kebaikan orang-orang yang saya kenal melalui #KAMUBAIK sebelum mereka meninggal.

      Kebaikan saya mah ga usah dibalas, cukup diingat saja, lagian ga banyak. Kalau mau ditulis melalui #KAMUBAIK di platform mana pun (blog, FB note, dll) itu juga bisa, agar project ini bisa meluas. :)

      Delete

Post a Comment

Wanna save the world? Share this piece.

Popular Posts