Indonesia Tidak Sendiri: Mengenal 10 Organisasi Ekstrim di Eropa (Bagian 2)


 Ok, jika kalian menikmati tulisan bagian 1, mari kita lanjutkan.

6. Austria - Freiheitliche Partei Österreichs (FPÖ)

Pemimpin FPÖ Heinz-Christian Strache
Freiheitliche Partei Österreichs (FPÖ) merupakan partai konservatif Austria yang pemimpin pertamanya adalah seorang mantan fungsionaris Nazi Anton Reinthaller. Di bawah pimpinan Heinz-Christian Strache, partai ini sangat vokal menentang imigrasi dan Islam. Bagi mereka, Islam telah melunturkan kultur "Pribumi Austria". FPÖ memiliki 38 kursi dari total 183 kursi di Dewan Nasional Austria. Not bad.

7. Yunani - Λαϊκός Σύνδεσμος – Χρυσή Αυγή (Golden Dawn)

Pemimpin Golden Dawn Nikolaos Michaloliakos
Golden Dawn merupakan partai yang mengusung fasisme dan berkiblat kepada Nazi. Ideologi partai Neo-Nazi ini adalah anti-globalisasi, anti komunisme, ultranasionalisme, dan eurosceptimism. Pemimpin Golden Dawn Nikolaos Michaloliakos, yang secara terbuka mendambakan rezim Hitler, berhasil membawa partai ini ke posisi tiga teratas di Pemilihan Umum Yunani 2015 dengan 7% suara nasional. Pencapaian tersebut merupakan kesuksesan menjual narasi krisis imigrasi dan anti-muslim.

8. Perancis - Front National

Pemimpin Front National Marine Le Pen
Meskipun namanya mirip dengan Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia, tapi Front National pimpinan Marine Le Pen yang kalah dalam pemilihan Presiden Perancis 2017 merupakan partai yang jauh dari nafas Islam (atau mungkin sama?). Seperti Donald Trump, Marine menganut nilai-nilai proteksionisme, populisme, dan anti-imigrasi terutama dari negara-negara benua Afrika dan Timur Tengah. Hasil dari permainan narasi tersebut bukan main, tahun 2017 Front National dan Marine Le Pen berhasil menjadi penantang tunggal Presiden Perancis terpilih Emmanuel Macron.

9. Hungaria - Jobbik Magyarországért Mozgalom (Jobbik, the Movement for a Better Hungary)

Pemimpin Jobbik Gábor Vona
Jobbik merupakan partai terbesar kedua di Hungaria berdasarkan hasil polls nasional dengan 27% di belakang partai terpopuler di Hungaria Fidesz (40%). Pemimpin Jobbik yang baru berumum 38 tahun Gábor Vona sangat berusaha membentuk imej partai sebagai "Partai Rakyat" sekaligus menyebarkan sentimen anti-Yahudi.

10. Jerman - Alternative für Deutschland (Alternative for Germany)

Pemimpin Alternative for Germany Frauke Petry
Jangan tertipu dengan paras cantik Frauke Petry. Pemimpin Alternative for Germany ini dikenal sebagai sosok yang anti-muslim. Ia pernah menyarankan orang-orang yang melewati batas negara Jerman mesti ditembak di tempat jika perlu. Baginya, Islam akan mengubah kultur pribumi Jerman. Dalam konferensi AfD 2016 dengan slogan "Islam is not a part of Germany", mereka membahas pelarangan penggunaan hijab, pelarangan ibadah bagi muslim, dan pelarangan penyembelihan hewan (qurban). Sejak September 2016, AfD telah memiliki perwakilan di 10 dari 16 parlemen negara bagian Jerman. Polls opini nasional di 2017 menunjukkan AfD merupakan partai paling populer kedua dengan 10% setelah partai Angela Merkel.

Jadi, melihat tren konservatif sayap kanan yang akan semakin berkembang dengan menjual narasi agama dan kesukuan di Eropa, akankah Indonesia akan mengikutinya? Kita semua yang akan menentukan.

Comments

Popular Posts