Tabah “Gan-gan” Ghifary #KAMUBAIK




Saya ingin memperkenalkan Tabah “Gan-gan” Ghifary. Dia adalah orang yang saya kenal semenjak SMP di Purwakarta. Saat itu, kami memang belum begitu dekat karena dia tergabung dalam geng elit pimpinan Saddam kelas 3I, sementara saya merupakan siswa culun kelas 3H pada umumnya. Ketika itu, bisa dikatakan dunia kami cukup berbeda.

Hingga di 2008 ketika masa kuliah di UPI Bandung jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, kami dipertemukan kembali, meskipun berbeda program studi, dan menjadi teman baik hingga detik ini. Kami bukannya tanpa perbedaan. Terkadang ada perbedaan pandangan politik kami mengenai Jokowi, Ahok, Prabowo, Aksi Bela Islam, dan hal lainnya. Namun, ini bagian favorit saya, kami selalu bisa menyikapi perbedaan secara dewasa, menghargai pandangan masing-masing, tidak saling menghina, berfokus pada persamaan, dan impian-impian bersama membangun ke arah yang lebih baik.

Bagi saya, Gan-gan itu #KAMUBAIK banget karena banyak gagasannya yang positif, terutama dalam upaya membangun kampung kami, Purwakarta. Berikut enam ide Gan-gan yang boleh jadi menjadi alternatif solusi masalah Purwakarta di masa kini dan masa depan.


  • Konser Perdamaian. Festival Band untuk seluruh siswa STM/SMK di Purwakarta yang unsur kepanitiaan dan pesertanya berasal dari kalangan mereka. Dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa.
  • Kelas Inspirasi Anak Purwakarta (SAPA). Mengenalkan beragam profesi pekerjaan kepada anak-anak SD di Purwakarta. Ide ini mungkin terdengan tidak orisinil, menurut Gan-gan, tapi kalau memang dampaknya positif apa salahnya jika ditiru?

  • “Tawuran” Teknologi dan Inovasi. Kompetisi dan pameran antar siswa STM/SMK se-Purwakarta menunjukkan hasil karyanya di bidang otomotif,IT, elektro, bangunan, dan tata busana, dll.

  • Jalan Bebas Coretan. Mengajak siswa SMP-SMA se-Purwakarta bersama para pemilik toko untuk membersihkan coretan vandalisme (bukan graffiti) sepanjang jalan Ps. Jumat.

  • Hayu Urang Naek Angkot! Menciptakan sebuah sistem kerjasama yang strategis dan win-win antar sekolah dengan para supir/bandar angkutan kota (angkot) agar anak sekolah lebih berminat naik angkot ke sekolah.

  • Paguyuban Caang Bulan (Perkumpulan Cahaya Bulan). Sebuah pagelaran kesenian yang diadakan satu bulan sekali setiap bulan purnama dengan panggung kecil di sebuah lapangan terbuka menampilkan musik akustik, puisi, sandiwara, stand-up comedy, dll.

Gan-gan merupakan lulusan jurusan pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Jiwa kuatnya sebagai pendidik terefleksi dalam gagasan-gagasannya yang melibatkan banyak siswa di Purwakarta.

Sekedar informasi, semenjak Hitler masih berkuasa di Jerman, tawuran antar STM sangat biasa terjadi di Purwakarta dan tidak jarang merenggut korban jiwa. Hingga hari ini, belum terlihat sebuah solusi yang strategis untuk mencegah kembali kebodohan tersebut, dan Gan-gan mecoba memberikan sebuah solusi konkret yang inovatif.

Oleh karena itu, Gan-gan #KAMUBAIK.

Comments

Popular Posts