Purwakartan Cuisine 2: Mie Ayam Portuna

I ain't no lie, it really is written "Portuna".

Hampir semua masyarakat mengetahui mie ayam yang legendaris ini, Mie Ayam Fortuna/Portuna. Sesuaikan membaca brand ini dengan kenyamanan lidah Anda.

Mie ayam ini telah hadir di Purwakarta sejak lebih dari 30 tahun yang lalu. Tempat dagangnya pertama kali adalah di sekitar toko dealer motor Fortuna yang terletak di Jl. Veteran. Dari situlah orang-orang mulai menamai dan mengenal mie ayam ini sebagai Mie Ayam Fortuna.

Saat ini, tokonya sudah pindah tapi tidak terlalu jauh dari lokasi asalnya. Kini, mie ayam Portuna terletak tepat di seberang SMP N 7 Purwakarta yang masih terletak di Jl. Veteran juga.


Hal yang membuat mie ayam ini spesial adalah boleh jadi mie ayam Portuna merupakan pelopor mie ayam dengan potongan ayam kering/kremes di atasnya sebelum garnish semacam itu cukup populer sekarang di Purwakarta. Namun, tidak hanya itu, tekstur mie ayam Portuna ini sebenarnya terasa lebih tebal jika dibandingkan dengan mie ayam gerobak dorong di Purwakarta.
Mie Ayam Portuna setelah didandani dengan saus pedas mencurigakan tapi enak.
 And you know what? Jika dirasakan lebih seksama, ketika mie telah bercampur dengan bumbu, saus, kecap, sambal, dan cuka, kuah mie ayam Portuna ini juga memiliki karakteristik tekstur yang unik. Anda tidak akan merasakan sensasi itu di tukang mie ayam manapun seantero wilayah Purwakarta. Sangat khas.

Baca Juga: Purwakartan Cuisine 1: Maranggi Abah Usé

Perdebatan mengenai apakah mie ayam Portuna rasanya biasa saja atau luar biasa itu telah lama terjadi di kalangan masyarakat Purwakarta hingga abad ke-21 ini. Ya, keyakinan mie ayam Portuna-mu keyakinanmu, keyakinan mie ayam Portuna-ku, keyakinanku.

Namun, satu hal yang akan sulit untuk dibantah adalah keberadaan mie ayam Portuna ini, suka tidak suka, telah layak untuk dianggap sebagai salah satu legenda hidup kuliner Purwakarta. Saya kira seluruh masyarakat Purwakarta bisa sepakat dengan itu.

Oh, satu mangkuk mie ayam Portuna seharga Rp 13.000. Murah, kenyang, dan kaya akan sejarah.

Comments

Popular Posts