Read more WTF stuff 👉

10/03/2020

Nael Sihombing #KAMUBAIK


He's bald. He's a Christian. He's Nael Sihombing.

Saya baru mengenalnya di Juni 2019 dan tidak terasa sekarang kita menjadi teman baik yang telah banyak berkolaborasi di banyak project baik yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun tidak.

Mungkin Nael tidak pernah benar-benar sadar kalau dia telah menginspirasi banyak orang di sekitarnya. Bahkan, ada sisi lain dari kehidupan Nael yang rasanya tidak banyak orang ketahui dan saya cukup beruntung untuk mendengarkan banyak ceritanya yang sangat personal. Hal itu, bagi saya pribadi, adalah sebuah kehormatan dan kepercayaan yang harus dijaga.

Di #KAMUBAIK kita hanya membicarakan kebaikan seseorang dan memastikan ia dan orang lain mengetahuinya ketika dia masih hidup. Berikut ini beberapa poin subjektif saya mengenai kebaikan seorang Nael Sihombing:

  • Witty. Nael adalah salah satu orang paling witty yang bisa kamu ajak bicara. Jika kamu suka dengan perbincangan yang intelektual sekaligus humoris, ia adalah orang yang tepat.
  • Warrior. Orang tidak akan menyangka, dan mungkin tidak akan pernah tahu bahwa dibalik perangainya yang bersahabat hingga sering menjadi badut di ruangan, perjuangan fisik, materi, dan mental Nael dari Cimahi hingga hari ini ia telah menaklukkan Jakarta amat berat. Saya sendiri tidak yakin kuat bisa untuk melaluinya jika berada di posisi Nael di momen-momen perjuangan hidupnya.
  • Super creative. Ketika kamu ingin berbicara mengenai ide-ide gila atau gagasan-gagasan yang nyeleneh, kamu bisa menikmatinya bersama Nael. Ia selalu bisa membuat sesuatu di tengah banyak keterbatasan.
  • Hard worker. Selain seorang Hard Rocker, Nael adalah seorang hard worker. Dan ia melakukannya dengan penuh passion. Hal ini menular dan membuat saya semakin ingin meniru kesuksesan dia.
  • Family guy. Kesenangan paripurna seorang Nael adalah ketika ia bisa membahagiakan seluruh anggota keluarga utamanya di Cimahi melalui berbagai kesederhanaan yang mereka inginkan. Hal ini adalah sesuatu yang paling ingin saya contoh darinya.
  • Generous. Ia adalah orang yang tidak pelit ilmu. Dengan pengalamannya yang banyak di dunia komunikasi, broadcasting, dan digital, amat sangat disayangkan jika kita tidak meminta sedikit dari ilmunya, dan ia akan dengan hati berbagi dengan kita.
  • Strong (and brave). Perjuangan hidup di Cimahi, Bandung, dan Jakarta adalah bukti betapa kuatnya mental dan fisik seorang Nael. Tidak hanya kuat, tapi dia juga berani. Berani dalam mengambil berbagai keputusan besar dengan berbagai konsekuensinya. Dan menjalaninya like a man.
Bonus: Percakapan kami mengenai konsep Ikigai di IG saat tengah malam menuju pagi


Saya sangat berharap, dan Nael pasti sukses di tempat kerja barunya. Pastinya penuh tantangan. Pastinya penuh hal baru. Tapi berbagai tantangan bukanlah hal baru bagi Nael dalam hidupnya. Itu yang membuat dia menjadi pribadi yang one of a kind hari ini.

Sok lah, El. Give them Hell.

29/11/2018

ALDY ANGGRIAWAN #KAMUBAIK


Saya tidak sepakat dengan Agung yang merasa Aldy bukanlah orang yang baik.

Di seri #KAMUBAIK kali ini saya ingin mengangkat Aldy Anggriawan, mantan rekan kerja saya di kantor, ke tengah-tengah pembaca.

Masa ketika saya benar-benar intens berinteraksi dengan Aldy adalah di sebuah project di mana kita harus sering berdiskusi mengenai pelatihan media sosial untuk tiga lembaga pemerintah. Project ini merupakan salah satu yang paling berkesan bagi saya karena hasilnya cukup baik dan kerjasama tim juga solid.

Mungkin enam bulan terakhir, entah bagaimana, kami semakin sering bertukar pikiran, berdebat, bercanda, dan berdiskusi mengenai hal-hal yang tidak biasa kami perbincangkan di lingkungan kantor. Semua hal tersebut dibangun dengan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi terhadap satu sama lain.

Hal-hal tersebut juga yang bagi saya membuat kehadiran Aldy semakin berkesan sebagai tetangga meja kantor saya.Berikut adalah poin-poin kebaikan Aldy versi saya:
  • Aldy adalah seorang family man. Mereka yang sering bertukar cerita secara mendalam dengan Aldy pasti akan mendapatkan kesan yang sama dengan saya dalam hal ini.
  • Aldy adalah teman bicara yang bisa diajak berdiskusi mengenai topik apapun. Tidak semua orang mau dan berani untuk berdiskusi mengenai hal-hal yang membuat diri kita berpikir lebih dalam bahkan merasa tidak nyaman. Obrolan kami telah berada di level itu. 
Click here for more
  • Aldy adalah orang yang selalu mengingatkan saya kalau saya digaji di kantor untuk bekerja. Setiap kali saya menolak permintaan tolong Aldy di dalam sebuah project, ia dengan bijak selalu mengingatkan, "Lo digaji buat apa?" Sungguh menyentuh.
  • Aldy (akhirnya) mengizinkan saya untuk thirdwheeling ketika dia bertemu dengan pasangannya, Maya. Tidak semua pasangan memiliki nyali untuk melakukan hal ini. Hat's off to this wonderful couple!
 
 

  • Aldy dan saya memiliki selera humor dan preferensi wanita yang sama. Kesepakatan level telepati adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan aspek ini.
  • Aldy adalah seorang pekerja keras dan tidak pernah mengeluh. Berbeda dengan saya yang selalu mengeluh setiap hari, tidak pernah saya Aldy mengeluh mengenai apapun (mungkin sudah terselip di diskusi kami tentang segala topik di atas). Mungkin karena interaksi kami berdua menciptakan coping mechanism yang unik, yaitu melalui humor, satir, sarkasme, sadisme, dan fitnah.
  • Seperti fintech pinjaman P2P, Aldy tidak segan untuk memberikan pinjaman uang kepada yang membutuhkan bahkan tanpa bunga dan tanpa mengeluh.
  • Aldy mempercayakan banyak ceritanya yang tidak banyak diketahui orang lain kepada saya, dan itu merupakan tanggung jawab yang besar. Saya merasa terhormat dan berterimakasih atas kepercayaanya dan inspirasinya.
Mereka yang telah lama mengenal Aldy pasti akan banyak yang tidak setuju dengan poin-poin yang saya jabarkan di atas. Pastilah. Pasti banget. Namun, siapa yang peduli? Ini adalah pandangan personal saya.

Semoga Aldy sukses di Bukalapak. Akhir kata, jangan pernah lupa untuk solat subuh, Aldy.

Tulisan #KAMUBAIK lainnya ada di sini

01/12/2017

Purwakartan Cuisine 3: Sate Maranggi Plered-Sadang



Seluruh gambar milik @aditryn

Sebagai orang asli Purwakarta, saya sering SBY jika banyak turis hanya selalu mengunjungi Sate Maranggi Cibungur ketika melancong ke Purwakarta. Itu tidak salah. Itu tidak dosa.

Hanya saja.. persoalan Sate Maranggi, sebenarnya masih banyak di luaran sana yang tidak kalah berkualitas dan bahkan lebih ramah dompet.

Di edisi Purwakartan Cuisine 1, saya telah membahas Sate Maranggi Abah Usé, mengupas segala kelebihan dan kelebihannya. Nah, di Purwakartan Cuisine 3, saya akan mengupas sate maranggi favorit saya pribadi, yaitu Sate Maranggi Plered-Sadang.

Plered dan Sadang adalah dua nama daerah di Purwakarta; sate maranggi disebut berasal dari Plered, dan kedai sate favorit saya ini letaknya di Sadang dan tidak memiliki papan nama khusus. Letak Plered dan Sadang itu seperti jarak saya dan jodoh saya. Jauh.

Terlebih, kedai ini tempatnya tidak luas atau dikelilingi hutan jati dengan lahan parkir yang luas. Begini penampakannya:


Satu tusuk sate di kedai ini seharga Rp 2.100 (kagok? Sudahlah tidak usah protes. Murah ini). Jika kita makan di sana, makanan akan disajikan secara tradisional.

Kurang lebih seperti di restoran makanan Padang, makanan dikeluarkan semua, kita makan, dan dihitung berapa dan apa saja yang dimakan. Begitupun penyajian sate maranggi yang tradisional, kita akan disajikan sekitar 30 tusuk sate di atas meja, re-fill ketika menipis, dan dihitung berapa tusuk sate dan bungkus nasi yang dimakan.




Kedai sate ini sudah ada semenjak belasan tahun yang lalu ketika saya masih tinggal di Perumahan Sadang Sari Permai (sekarang sudah pindah ke Perumahan Griya Asri dan Jalan Kemuning No. 3 sebelah RM. Sambel Beledag).

Dahulu kala, Ibu sering menyuruh saya membeli sate ini karena rasanya enak dan dekat dari rumah. Ketika itu mereka masih menjual Es Kelapa Muda yang segar sekali. Entah mengapa sekarang tidak lagi. Ini masih menjadi sebuah misteri.


Khusus bagi yang vegetarian, saya anjurkan untuk tidak usah repot-repot mendatangi kedai sate maranggi ini karena di situ tidak menyediakan menu non-daging. Maaf. Mungkin nanti saya bisa usulkan lah agar lebih inklusif.



Meskipun tempatnya sangat humble, tidak besar, dan jauh dari kesan mewah, tapi saya bisa jamin kepuasan rasa yang hakiki akan didapatkan dari sana. Apalagi jika Anda menyukai gaji(h). Tanya saja teman-teman saya jika tidak percaya.. atau jika Anda kenal mereka sih.

Bagaimana? Tertarik mencoba?

Sampai jumpa di seri Purwakartan Cuisine berikutnya! :)

11/11/2017

Purwakartan Cuisine 2: Mie Ayam Portuna

I ain't no lie, it really is written "Portuna".

Hampir semua masyarakat mengetahui mie ayam yang legendaris ini, Mie Ayam Fortuna/Portuna. Sesuaikan membaca brand ini dengan kenyamanan lidah Anda.

Mie ayam ini telah hadir di Purwakarta sejak lebih dari 30 tahun yang lalu. Tempat dagangnya pertama kali adalah di sekitar toko dealer motor Fortuna yang terletak di Jl. Veteran. Dari situlah orang-orang mulai menamai dan mengenal mie ayam ini sebagai Mie Ayam Fortuna.

Saat ini, tokonya sudah pindah tapi tidak terlalu jauh dari lokasi asalnya. Kini, mie ayam Portuna terletak tepat di seberang SMP N 7 Purwakarta yang masih terletak di Jl. Veteran juga.


Hal yang membuat mie ayam ini spesial adalah boleh jadi mie ayam Portuna merupakan pelopor mie ayam dengan potongan ayam kering/kremes di atasnya sebelum garnish semacam itu cukup populer sekarang di Purwakarta. Namun, tidak hanya itu, tekstur mie ayam Portuna ini sebenarnya terasa lebih tebal jika dibandingkan dengan mie ayam gerobak dorong di Purwakarta.
Mie Ayam Portuna setelah didandani dengan saus pedas mencurigakan tapi enak.
 And you know what? Jika dirasakan lebih seksama, ketika mie telah bercampur dengan bumbu, saus, kecap, sambal, dan cuka, kuah mie ayam Portuna ini juga memiliki karakteristik tekstur yang unik. Anda tidak akan merasakan sensasi itu di tukang mie ayam manapun seantero wilayah Purwakarta. Sangat khas.

Baca Juga: Purwakartan Cuisine 1: Maranggi Abah Usé

Perdebatan mengenai apakah mie ayam Portuna rasanya biasa saja atau luar biasa itu telah lama terjadi di kalangan masyarakat Purwakarta hingga abad ke-21 ini. Ya, keyakinan mie ayam Portuna-mu keyakinanmu, keyakinan mie ayam Portuna-ku, keyakinanku.

Namun, satu hal yang akan sulit untuk dibantah adalah keberadaan mie ayam Portuna ini, suka tidak suka, telah layak untuk dianggap sebagai salah satu legenda hidup kuliner Purwakarta. Saya kira seluruh masyarakat Purwakarta bisa sepakat dengan itu.

Oh, satu mangkuk mie ayam Portuna seharga Rp 13.000. Murah, kenyang, dan kaya akan sejarah.

18/09/2017

Like Stupid


12:30 - I'm waiting for my date like stupid.

12:31 - Right in front of me, I can see through the glass wall of heel n' tote's bag section like stupid.

12:33 - I can also see the reflection of people's heads coming through the escalator from the glass wall, like stupid.

12:34 - On my left, Batik vendors. So many of them, so few buyers.

12:35 - On my right, a tall, slim, pretty lady slouching on the sofa enjoying her iPhone moment with IDGAF attitude.

12:37 - Just arrived, a tall, blonde, confused, look like a Russian lady. Of course, she's not my date.

12:39 - My date texted, "Wait a minute. I'm heading there.."

12:41 - I'm looking at my own reflection on the glass wall like stupid.

12:43 - The confused Russian girl came back on my right. Her friend just arrived, smiling and shouting from the escalator like stupid.

12:44 - On my right, the iPhone lady smiling at her phone for some reason.

12:46 - The iPhone girl's friend came. She's also as gorgeous, two model-like beings assembled. They went off somewhere only they know.

12:48 - On my left, Batik stalls. Still no serious buyers.

12:49 - I looked at the outside and it seemed the day's getting more cloudy. It's gonna rain.

12:51 - I'm looking at a couple holding hands like stupid.

12:52 - Two Go-Jek drivers walked into the mall together for some reason.

12:53 - A mother with solid bright plain yellow shirt came with her son and daughter. They sat. And, the mother violently put a make-up on her daughter's face. Her son was mocking at his sister along the process as expected.

12:56 - I'm looking at my own reflection like stupid.

12:59 - My date arrived, then she left without a single normal simple word.

06/08/2017

Tabah “Gan-gan” Ghifary #KAMUBAIK




Saya ingin memperkenalkan Tabah “Gan-gan” Ghifary. Dia adalah orang yang saya kenal semenjak SMP di Purwakarta. Saat itu, kami memang belum begitu dekat karena dia tergabung dalam geng elit pimpinan Saddam kelas 3I, sementara saya merupakan siswa culun kelas 3H pada umumnya. Ketika itu, bisa dikatakan dunia kami cukup berbeda.

Hingga di 2008 ketika masa kuliah di UPI Bandung jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, kami dipertemukan kembali, meskipun berbeda program studi, dan menjadi teman baik hingga detik ini. Kami bukannya tanpa perbedaan. Terkadang ada perbedaan pandangan politik kami mengenai Jokowi, Ahok, Prabowo, Aksi Bela Islam, dan hal lainnya. Namun, ini bagian favorit saya, kami selalu bisa menyikapi perbedaan secara dewasa, menghargai pandangan masing-masing, tidak saling menghina, berfokus pada persamaan, dan impian-impian bersama membangun ke arah yang lebih baik.

Bagi saya, Gan-gan itu #KAMUBAIK banget karena banyak gagasannya yang positif, terutama dalam upaya membangun kampung kami, Purwakarta. Berikut enam ide Gan-gan yang boleh jadi menjadi alternatif solusi masalah Purwakarta di masa kini dan masa depan.


  • Konser Perdamaian. Festival Band untuk seluruh siswa STM/SMK di Purwakarta yang unsur kepanitiaan dan pesertanya berasal dari kalangan mereka. Dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa.
  • Kelas Inspirasi Anak Purwakarta (SAPA). Mengenalkan beragam profesi pekerjaan kepada anak-anak SD di Purwakarta. Ide ini mungkin terdengan tidak orisinil, menurut Gan-gan, tapi kalau memang dampaknya positif apa salahnya jika ditiru?

  • “Tawuran” Teknologi dan Inovasi. Kompetisi dan pameran antar siswa STM/SMK se-Purwakarta menunjukkan hasil karyanya di bidang otomotif,IT, elektro, bangunan, dan tata busana, dll.

  • Jalan Bebas Coretan. Mengajak siswa SMP-SMA se-Purwakarta bersama para pemilik toko untuk membersihkan coretan vandalisme (bukan graffiti) sepanjang jalan Ps. Jumat.

  • Hayu Urang Naek Angkot! Menciptakan sebuah sistem kerjasama yang strategis dan win-win antar sekolah dengan para supir/bandar angkutan kota (angkot) agar anak sekolah lebih berminat naik angkot ke sekolah.

  • Paguyuban Caang Bulan (Perkumpulan Cahaya Bulan). Sebuah pagelaran kesenian yang diadakan satu bulan sekali setiap bulan purnama dengan panggung kecil di sebuah lapangan terbuka menampilkan musik akustik, puisi, sandiwara, stand-up comedy, dll.

Gan-gan merupakan lulusan jurusan pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Jiwa kuatnya sebagai pendidik terefleksi dalam gagasan-gagasannya yang melibatkan banyak siswa di Purwakarta.

Sekedar informasi, semenjak Hitler masih berkuasa di Jerman, tawuran antar STM sangat biasa terjadi di Purwakarta dan tidak jarang merenggut korban jiwa. Hingga hari ini, belum terlihat sebuah solusi yang strategis untuk mencegah kembali kebodohan tersebut, dan Gan-gan mecoba memberikan sebuah solusi konkret yang inovatif.

Oleh karena itu, Gan-gan #KAMUBAIK.

03/08/2017

Purwakarta Humoris: Ojek Online, Transportasi Publik, dan Stakeholder Management



Saya bukan orang yang mengaku-ngaku sebagai warga Purwakarta. Untuk bukti KTP, silakan hubungi @ijey

Purwakarta memang penuh canda. Tidak hanya Bupatinya yang jenaka, masyarakatnya juga humoris. Bagaimana tidak? Dedi Mulyadi pernah dengan percaya diri menawarkan solusi kemacetan lalu lintas ke DKI Jakarta. Namun, kelucuan tidak berhenti di situ.

Posisi Hukum Ojek Pangkalan dan Ojek Online

Baru-baru ini ojek pangkalan (opang) di Purwakarta menolak kehadiran ojek online di kabupaten tersebut, dan berkata kalau mereka tidak bisa memberi jaminan menjaga suasana kota kondusif. Gila. Memangnya Purwakarta itu Gotham, apa ya?

Hal ini sungguh lucu. Mengapa? Baik online maupun offline, kendaraan beroda dua (ojek) bukan termasuk Angkutan Umum. Menurut siapa? Menurut Undang-Undang Nomor22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.  Mengapa? Karena sangat rawan dan memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi untuk digunakan sebagai angkutan umum.

Lalu, apa yang ingin diprotes oleh opang? Jika merujuk pada regulasi, opang dan ojek online sama-sama bisa dinyatakan ilegal dan dilarang beroperasi semua oleh pemerintah, jika memang itu yang dikejar. Jadi, pahamilah bahwa status ojek online dan offline sebagai angkutan di mata hukum sama, persis sejajar.

APAKAH PURWAKARTA MEMBUTUHKAN OJEK ONLINE? Tidak, JIKA fasilitas dan manajemen angkutan umum sudah layak. Sejatinya, kekacauan lalu lintas dan transportasi umum Purwakarta adalah akar permasalahan yang sudah telah lestari setidaknya selama setidaknya dua periode Bupati Dedi Mulyadi menjabat.


  • Yang tidak (belum?) diatur pemerintah adalah Kendaraan Roda Dua sebagai angkutan umum, bukan perusahaan aplikasinya.
  • Masalah utama Purwakarta: Carut marut lalu lintas, manajemen, dan fasilitas tranportasi umum.
  • Selama transportasi umum berantakan dan pengguna Smartphone semakin meningkat, maka permintaan akan ojek online akan selalu ada.
  • Warga Purwakarta tersebar di Bandung, Jakarta, Karawang, Bekasi, dan kota sekitarnya. Kendaraan praktis yang tidak ngetem terutama ketika kami pulang larut malam atau terjebak pemblokiran jalan akibat Festival Pak Bupati amat sangat krusial peranannya bagi kami.
  • Inovasi teknologi informasi dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat merupakan sebuah hal yang akan amat sangat sulit dibendung (terutama jika Anda membaca tulisan ini di Smartphone).

Ragam Sikap Pemerintah

Basuki “Ahok” Tjahja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini telah sukses dipenjarakan, mengatakan di 2015 bahwa masyarakat tertolong dengan keberadaan ojek (online maupun pangkalan). Pemerintah DKI Jakarta tidak bisa melarang seseorang memesan ojek. Yang bisa dilakukan adalah menaati Presiden serta keputusan menteri dan menindak pelanggaran lalu lintas yang dilakukan ojek

Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah menyatakan sikapnya melalui akun Twitter resminya seperti ilustrasi di atas. "Yang namanya ojek, Gojek, ini hadir karena dibutuhkan masyarakat. Itu yang harus digarisbawahi. Aturan itu yang membuat siapa sih? Yang membuat kan kita. Sepanjang itu dibutuhkan masyarakat, saya kira tidak ada masalah. Harusnya ada penataan, bisa dari Dishub, dan pembinaaan untuk menata apakah keselamatan penumpang bisa dijaga,” kata Jokowi di 2015.

Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang pernah mengeluarkan larangan terhadap ojek online akhirnya mengakui bahwa pelarangan baru bisa dilakukan ketika transportasi umum sudah benar-benar memadai. Ia melihat ojek sebagai solusi sementara bagi masyarakat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan membuat regulasi untuk ojek. Namun, hal tersebut bukan perkara mudah karena harus ada peninjauan ulang Undang-Undang dengan DPR RI yang rajin terlebih dahulu. "Makanya kami mengajak elemen masyarakat, LSM, KPPU, ulama, segala macam kami ajak bicara supaya kami ada suatu dasar hukum yang memayungi semua pihak," kata Budi. Ya, benar, ulama.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengklaim Purwakarta belum membutuhkan ojek online karena belum pernah ada permasalahan transportasi di Purwakarta. Namun, ia menegaskan bahwa ia bukannya anti inovasi atau teknologi. Baginya, yang diperlukan Purwakarta saat ini adalah Ojek Wisata yang akan direkrut dari kalangan ojek pangkalan.
  • Regulasi khusus kendaraan roda dua sebagai angkutan umum masih pada tahap sangat awal.
  • Ojek online dan pangkalan memiliki sisi baik dan buruk tersendiri.
  • Ojek dapat menjadi alternatif transportasi yang murah dan praktis. Namun, masih banyak mentalitas pengendara yang acuh terhadap keselamatan (di Purwakarta haram hukumnya mengendarai motor memakai helm), merenggut hak pejalan kaki, dan mangkal sembarangan hingga di trotoar.

Persoalan Stakeholder Management

Karakteristik perusahaan-perusahaan rintisan digital yang ingin segala sesuatunya cepat pada akhirnya dapat menjadi sisi pedang yang menghujam diri mereka sendiri. Di Indonesia, para pembuat regulasi dan masyarakatnya belum se-progresif negara-negara maju dalam menanggapi perubahan. Sehingga, diperlukan kesabaran dan observasi yang mendalam dalam mengatur strategi komunikasi dengan para pemangku kepentingan tersebut atau stakeholders.

Dalam melaksanakan bisnis semacam ini, perusahaan harus melakukan analisis situasi Purwakarta dahulu, memetakan pemangku kepentingan di Purwakarta, menyusun rencana dan mengembangkan strategi untuk selanjutnya melakukan stakeholder engagement (bertemu dengan pemangku kepentingan). 

Kata kuncinya, menurut saya, adalah “Dialog” (hingga jelas dan tuntas). Sayangnya, di Purwakarta sendiri rekrutmen ojek online telah dilaksanakan sekaligus dibubarkan untuk sementara oleh pemerintah daerah pada hari yang sama.

Langkah-langkah sistematis di atas terangkum dalam payung besar Stakeholder Management atau manajemen pemangku kepentingan. Jika dilakukan dengan benar, kepentingan banyak pihak yang terdampak oleh dan memberi dampak pada ojek online di Purwakarta akan dapat diakomodasi secara lebih baik. Semua informasi yang perusahaan aplikasi perlu sampaikan ke berbagai pemangku kepentingan/stakeholders juga akan dapat tersalurkan dan dipahami secara lebih tepat. Sehingga, tidak terjadi salah paham dan bisnis bisa berjalan secara strategis, aman, dan berkelanjutan.

Memang, pada akhirnya, kita tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun, stakeholder management yang dilakukan secara sabar, baik, dan benar akan dapat meminimalisasi gesekan-gesekan antar masyarakat, menyelematkan banyak kepentingan, dan lebih jauh lagi banyak nyawa.

Kesimpulan

  • Purwakarta tidak memerlukan ojek online DAN pangkalan ketika konektivitas antar wilayah telah sangat baik serta manajemen dan fasilitas angkutan umum Purwakarta sudah benar-benar layak.
  • Selama jumlah pengguna Smartphone meningkat, maka potensi permintaan hadirnya transportasi online akan selalu ada.
  • Di mata hukum, kendaraan roda dua sebagai kendaraan umum (online maupun offline) belum diatur negara. Bubarkan Ojek Online bisa sama dengan Bubarkan Ojek Pangkalan (jika ada yang menuntut).
  • Pemerintah pusat akan meninjau ulang UU lalu lintas bersama DPR RI untuk mengatur kendaraan roda dua sebagai kendaraan umum. Pembahasan akan melibatkan ulama (apapun tujuannya).
  • Diperlukan stakeholder management dan dialog yang serius dengan berbagai stakeholder secara jelas dan tuntas di Purwakarta jika perusahaan-perusahaan aplikasi masih tetap ingin lanjut beroperasi.

05/06/2017

Persekusi: Kata yang Tidak Ingin Saya Dengar Lagi

Hasil survey yang saya lakukan di Twitter
Perbedaan opini di media sosial merupakan hal yang biasa. Biasa banget. Biasa. Banget.
Yang dewasa akan saling menerima. Namun, menindaklanjuti secara sepihak dengan kekerasan adalah hal lain.

Saya bukanlah seorang Selebtweet. Semua orang juga tahu itu. Namun, pada tanggal 1 Juni 2017, ketika mendengar kasus persekusi terhadap anak muda di Cipinang oleh sebuah kelompok entahlah itu terjadi, meskipun tidak memiliki banyak Followers, saya penasaran mengetahui bagaiamana respon yang akan teman-teman saya lakukan ketika menyaksikan persekusi (menuliskan katanya saja membuat saya merasa sebal) secara langsung. (Hasilnya gambar di atas)

77% dari 31 responden akan melindungi (korban) ketika mereka bisa. Saya cukup senang dengan hasilnya. Masih ada harapan nilai-nilai kemanusiaan terpatri setidaknya di hati teman-teman Twitter saya. Sisanya memilih untuk cukup berdoa ketika melihat kejadian tersebut (semoga menolong) dan membalas dengan kekerasan (semoga niatnya untuk membela yang lemah).

Pengertian "Persekusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Persekusi juga banyak terjadi pada minoritas di luar negeri, seperti di Amerika. Di sana, muslim merupakan minoritas dan masih mengalami kekerasan verbal maupun fisik di jalanan. Tapi, masih banyak juga mayoritas non-muslim yang ingin menjadi bagian dari solusi, bukannya masalah seperti Donald Trump, KKK (Ku Klux Klan) atau organisasi ekstrim sayap kanan lainnya di Eropa.

Non-muslim Amerika yang anti persekusi tidak berniat mengganyang, menyembelih, berteriak atau membuat lagu khusus untuk menggantung para muslim. Banyak dari mereka melawan diskriminasi terhadap muslim.

Saya sama seperti Anda, ingin menjadi bagian dari solusi, bukannya masalah, terganggu hati nuraninya ketika mendengar anak-anak bernyanyi untuk membunuh orang lain, ingin bersaing dengan bangsa lain tanpa menyalahkan keadaan atau ras tertentu.

Mari kita belajar dari video di bawah ini mengenai bagaimana seharusnya bereaksi terhadap persekusi. Pada akhirnya, "persekusi" merupakan kata yang tidak pernah ingin saya dengar lagi.


16/05/2017

Indonesia Tidak Sendiri: Mengenal 10 Organisasi Ekstrim di Eropa (Bagian 2)


 Ok, jika kalian menikmati tulisan bagian 1, mari kita lanjutkan.

6. Austria - Freiheitliche Partei Österreichs (FPÖ)

Pemimpin FPÖ Heinz-Christian Strache
Freiheitliche Partei Österreichs (FPÖ) merupakan partai konservatif Austria yang pemimpin pertamanya adalah seorang mantan fungsionaris Nazi Anton Reinthaller. Di bawah pimpinan Heinz-Christian Strache, partai ini sangat vokal menentang imigrasi dan Islam. Bagi mereka, Islam telah melunturkan kultur "Pribumi Austria". FPÖ memiliki 38 kursi dari total 183 kursi di Dewan Nasional Austria. Not bad.

7. Yunani - Λαϊκός Σύνδεσμος – Χρυσή Αυγή (Golden Dawn)

Pemimpin Golden Dawn Nikolaos Michaloliakos
Golden Dawn merupakan partai yang mengusung fasisme dan berkiblat kepada Nazi. Ideologi partai Neo-Nazi ini adalah anti-globalisasi, anti komunisme, ultranasionalisme, dan eurosceptimism. Pemimpin Golden Dawn Nikolaos Michaloliakos, yang secara terbuka mendambakan rezim Hitler, berhasil membawa partai ini ke posisi tiga teratas di Pemilihan Umum Yunani 2015 dengan 7% suara nasional. Pencapaian tersebut merupakan kesuksesan menjual narasi krisis imigrasi dan anti-muslim.

8. Perancis - Front National

Pemimpin Front National Marine Le Pen
Meskipun namanya mirip dengan Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia, tapi Front National pimpinan Marine Le Pen yang kalah dalam pemilihan Presiden Perancis 2017 merupakan partai yang jauh dari nafas Islam (atau mungkin sama?). Seperti Donald Trump, Marine menganut nilai-nilai proteksionisme, populisme, dan anti-imigrasi terutama dari negara-negara benua Afrika dan Timur Tengah. Hasil dari permainan narasi tersebut bukan main, tahun 2017 Front National dan Marine Le Pen berhasil menjadi penantang tunggal Presiden Perancis terpilih Emmanuel Macron.

9. Hungaria - Jobbik Magyarországért Mozgalom (Jobbik, the Movement for a Better Hungary)

Pemimpin Jobbik Gábor Vona
Jobbik merupakan partai terbesar kedua di Hungaria berdasarkan hasil polls nasional dengan 27% di belakang partai terpopuler di Hungaria Fidesz (40%). Pemimpin Jobbik yang baru berumum 38 tahun Gábor Vona sangat berusaha membentuk imej partai sebagai "Partai Rakyat" sekaligus menyebarkan sentimen anti-Yahudi.

10. Jerman - Alternative für Deutschland (Alternative for Germany)

Pemimpin Alternative for Germany Frauke Petry
Jangan tertipu dengan paras cantik Frauke Petry. Pemimpin Alternative for Germany ini dikenal sebagai sosok yang anti-muslim. Ia pernah menyarankan orang-orang yang melewati batas negara Jerman mesti ditembak di tempat jika perlu. Baginya, Islam akan mengubah kultur pribumi Jerman. Dalam konferensi AfD 2016 dengan slogan "Islam is not a part of Germany", mereka membahas pelarangan penggunaan hijab, pelarangan ibadah bagi muslim, dan pelarangan penyembelihan hewan (qurban). Sejak September 2016, AfD telah memiliki perwakilan di 10 dari 16 parlemen negara bagian Jerman. Polls opini nasional di 2017 menunjukkan AfD merupakan partai paling populer kedua dengan 10% setelah partai Angela Merkel.

Jadi, melihat tren konservatif sayap kanan yang akan semakin berkembang dengan menjual narasi agama dan kesukuan di Eropa, akankah Indonesia akan mengikutinya? Kita semua yang akan menentukan.

Indonesia Tidak Sendiri: Mengenal 10 Organisasi Ekstrim di Eropa (Bagian 1)


Hari ini para penerus bangsa, anak-anak Indonesia kembali akrab dengan berbagai narasi mengenai "Pribumi", "Mayoritas", "Ganyang Cina", dan lainnya. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang terhormat yang telah mendukung dan mempopulerkan narasi tersebut sehingga anak-anak di seluruh Indonesia kini dapat mempertimbangkan untuk meresapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.


Sebagian orang berkeyakinan bahwa saat ini Indonesia tengah berada di masa kegelapan atau Dark Age. Sebagian pasti setuju dan sebagian mungkin tidak. Namun, bisa jadi itu benar. Jika ukurannya adalah penggunaan narasi pribumi, misalnya, untuk meraih kepentingan sosial dan politik, maka bisa jadi Dark Age itu benar adanya.

Tapi, Indonesia tidak sendiri.

Mari kita mengenal 10 organisasi sayap kanan ekstrim di benua Eropa yang selalu memainkan narasi serupa di atas untuk demi kepentingan sosial, ekonomi, dan politik mereka.

1. Italia - Lega Nord (North League)

Pemimpin Lega Nord Matteo Salvini
Nama panjang organisasi ini adalah Lega Nord per l'Indipendenza della Padania (North League for the Independence of Padania). Selain menjadi partai separatis, ideologi Lega Nord yang dipimpin oleh Matteo Salvini ini adalah anti-imigrasi, anti-globalisasi, dan eurosceptimism. Partai ini rajin "menyalahkan" para imigran muslim di Italia sebagai penyebab lunturnya identitas Kristen dan menurunya ekonomi di Italia. Di tahun 2003, mantan pemimpin Lega Nord Umberto Bossi bahkan pernah menyarankan polisi untuk menembak perahu para imigran dari Afrika yang menuju Italia. Dengan menjual narasi tersebut, Lega Nord berhasil menjadi tiga partai teratas dalam Ipsos Italia Poll dengan 13% Ampuh!

2. Belanda - Partij voor de Vrijheid (The Party for Freedom)

Pemimpin Partij voor de Vrijheid Geert Wilders
Siapa tak kenal Geert Wilders? Orang yang menyamakan Al-Quran dengan Mein Kampf, ia percaya bahwa Islamisasi sedang terjadi di Belanda saat ini, melarang pendirian mesjid di Belanda, dan Geert sangat kencang menolak imigrasi dari negara mayoritas berpenduduk muslim. Geert dikenal sebagai seorang populis atau orang yang sangat mengejar ketenaran, haus akan panggung sosio-politik di Belanda dan dunia. Dengan menjual semua narasi tersebut partainya sempat berhasil menempel ketat partai Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

3. Denmark - Danish People's Party

Pemimpin Danish People's Party Kristian Thulesen Dahl
Para akademisi mendeskripsikan partai ini sebagai partai Pribumi (nativist) Denmark, anti-imigran, dan populis (seperti Donald Trump). Di tahun 2008, pemimpin Dansk Folkeparti Kristian Thulesen Dahl mendeklarasikan partainya anti-muslim. Hebatnya, dengan menjual narasi semacam itu, di 2015, berhasil menjadi partai terbesar kedua di Denmark dengan meraih 21% di Pemilihan Umum.

4. Swedia - Sweden Democrats

Pemimpin Sweden Democrats Jimmie Åkesson
Jimmie Åkesson dari Sweden Democrats yang menyatakan diri sebagai pengagum Donald Trump, merupakan pemimpin satu-satunya partai oposisi di Swedia. Sweden Democrat juga dilaporkan sangat terkait dengan white supermacist dan telah sukses menjual narasi anti-imigran. Buktinya, saat ini Swedish Democrat memiliki 49 kursi di Swedish Riksdag (Parlemen Swedia) dengan 12,9% suara nasional, dan menjadi partai terbesar ketiga di negara tersebut.

5. Finlandia - Perussuomalaiset (Finns Party)

Pemimpin Finns Party Timo Soini
Finns Party atau The Finns merupakan partai "pribumi" yang saat ini menempati posisi kedua sebagai partai terbesar di parlemen Finlandia dengan koalisi yang mereka miliki sekarang. Seperti sahabat mereka di Italia, The Finns juga merupakan partai euroscptimism dan anti-globalisasi. Beberapa anggota partai tersebut dikenal rasis dan senang mendiskreditkan orang dengan keyakinan yang berbeda.

>>>Dilanjutkan ke Bagian 2.

Search whatever here 👇

Tell me anything. Go on.

Name

Email *

Message *